Partners in Crime dan Branding Angie

Branding Solution, Koran Sindo, Feb 2012

‘If all my friends were to jump off a bridge, I wouldn’t jump with them, I’d be at the bottom to catch them.’

Siapapun yang mendengar quote di atas, pasti kagum. Betapa besar pengorbanan seorang sahabat sejati.  Tali temali pertemanan yang begitu kuatnya sehingga seseorang mau melakukan apa saja demi untuk menyelamatkan temannya.

Pertemanan tersebut sudah masuk pada tingkat yang disebut dengan soulmates. Jelas bukan hanya pertemanan biasa.

Dalam buku saya yang terbaru yaitu ‘BRANDMATE: Mengubah Just Friends menjadi Soulmates’, dijelaskan sedikitnya tiga tingkatan pertemanan. Dari tingkat awal yang hanya sekedar just friends, lalu menjadi good friends hingga mencapai tingkat soulmates.

BRANDMATE menjelaskan proses branding dengan analogi pertemanan. Keterikatan seorang konsumen terhadap brand tertentu juga melalui proses yang sama. Tingkat loyalitas atau keterikatan emosional brand tercapai bila secara serius dibangun dan dikembangkan. Read More →

Seni Mengubah Just Friends menjadi Soulmates

Dimuat di Hidup Gaya – www.hidupgaya.com, February 2011.

Amalia E. Maulana, seorang konsultan merek dan etnografer, merilis sebuah buku unik, Brandmate. Dari judulnya saja sudah menggelitik, membuat kita penasaran untuk mencari tahu lebih jauh isinya.

Brandmate menggunakan analogi pertemanan untuk mengupas secara tuntas konsep branding. Proses terciptanya seorang sahabat bisa disejajarkan dengan proses terciptanya seorang konsumen yang loyal.

”Mengonversi seorang teman biasa menjadi teman sejati butuh waktu dan usaha yang tidak sedikit. Demikian pula dengan menciptakan konsumen yang dekat dengan brand, tidaklah mudah. Semua itu harus direncanakan dan diusahakan oleh pemilik brand,” kata Amalia saat peluncuran bukunya di Kafe Pisa Mahakam Jakarta. Acara ini dipandu oleh Andy Noya, host acara televisi yang digemari, Kick Andy, karena menampilkan bintang tamu yang unik dan inspiratif.

Dalam kesempatan tersebut Amalia mengupas tentang isi bukunya secara garis besar. “Buku ini menjelaskan proses branding, yaitu bagaimana tahapan proses konversi dari teman biasa (konsumen pemula) menjadi sahabat (konsumen loyal),” ujar penulis buku Consumer Insights via Ethnography (2009). Read More →

BUKU ‘BRANDMATE”: Mengubah Klien menjadi Soulmate

Liputan Antara News

Dari konsumen hingga menjadi soulmate itu butuh proses pembinaannya. Dari ‘branding’ menjadi teman, lalu sahabat, dan mencapai posisi soulmate,”

Jakarta (ANTARA News, 16 Februari) – Anda mungkin bertanya-tanya, bagaimana caranya menciptakan konsumen loyal, yang bisa disejajarkan dengan sahabat atau malah ‘soulmate’?

Amalia Maulana, seorang brand Consultant and Ethnography, mengulas seluruh proses terjadinya hal yang dianggap sangat sulit oleh para ‘pejuang pemasaran’.

Dia mengulasnya dengan cukup ‘cantik’ dalam buku barunya yang berjudul ‘Brandmate, mengubah just friends menjadi soulmates’.

“Dari konsumen hingga menjadi soulmate itu butuh proses pembinaannya. Dari ‘branding‘ menjadi teman, lalu sahabat, dan mencapai posisi soulmate,” ujar Amalia dalam peluncuran buku barunya itu di Jakarta, Kamis. Read More →

Peluncuran Buku BRANDMATE: Mengubah Just Friends Menjadi Soulmates

Stephenlangitan.com (liputan media online)

17 Februari 2012. Ada kabar baik lagi nih.. khususnya buat para penikmat buku-buku yang inspiratif dan berbobot. Sebuah buku unik yang berjudul “Brandmates: Mengubah Just Friends menjadi Soulmates“ telah diluncurkan pada hari Kamis kemarin (16/2) di Kafe Pisa Jl. Mahakam Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Keunikan dari buku ini dikarenakan Amalia E. Maulana, Ph.D sang penulis buku tersebut menggunakan cara-cara analogi pertemanan untuk mengupas secara tuntas konsep branding sebuah perusahaan.

Seperti diketahui saat ini banyak sekali perusahaan besar yang salah kaprah mengenai branding atau mengangkat brand image. Kebanyakan dari perusahaan tersebut cenderung melakukan tugas-tugas mengangkat brand perusahaannya hanya melalui seorang Brand Manager atau melalui divisi Marcomm (Marketing Communication). Banyak pula diantaranya yang berpikir bahwa brandnya bisa terangkat cukup dengan membuat logo, mengadakan pameran, atau memasang iklan saja.

Nah,, dalam buku ini penulis berusaha mengubah wawasan serta mengajak para pembuat keputusan untuk lebih memahami konsumen, serta tips-tips bagaimana membuat menciptakan konsumen yang dekat dengan brand, layaknya seorang sahabat sejati (konsumen loyal). Read More →

Narkoba di Udara: The Leader Factor

Kolom Branding Solution, dimuat di Koran Sindo, 15 Februari 2012.

Biasanya saya selalu merasa sangat nyaman mendengar suara Kapten Penerbangan yang berat dan berwibawa mengawali perjalanan di pesawat. Saya merasa ‘in good hands’.  Tetapi belakangan, saya selalu mempertanyakan, bagaimana kualitas Kapten Penerbangan kali ini?

Saya terkenang masa kecil naik pesawat pertama kali dengan ayah saya – rasa bangga dan excited, bercampur menjadi satu. Benar-benar perjalanan yang menyenangkan dan berkesan. Sampai beberapa tahun terakhir, perjalanan via udara masih merupakan sebuah pilihan yang enjoyable.

Ada yang berbeda pada perasaan hati, pada saat naik pesawat pulang pergi ke Jambi minggu lalu. Saya hadir acara Hari Pers Nasional 2012, sebagai salah satu juri Award Jurnalistik Adinegoro.

Sepanjang perjalanan saya berdoa semoga pilot pesawatnya sehat lahir dan batin. Tidak dalam pengaruh obat terlarang. Perjalanan menjadi detik-detik mendebarkan. Yang terbayang adalah wajah anak-anak saya. Lama-lama saya jadi paranoid sendiri. Read More →