-->
 

All posts in Uncategorized

Fenomena Pokemon-Go: Solusi untuk Siapa?

Perkenalan pertama saya dengan dunia Pokemon dimulai saat anak-anak yang sekarang sudah usia kuliah dan lulus kuliah, masih balita. Dari mulai game di Nintendo, di Game-Boy, Video Pokemon berseri, Pokemon songs, Pokemon Cards, Pokemon Movie,  Action-figures – namakan saja semua jenis interaksi dengan brand magical ini, saya pernah membelinya.

Posisi saya dalam kaitannya dengan Pokemon old-world bukan sebagai brand user tetapi sebagai (1) brand purchaser, yang membeli – dan (2) sekaligus terlibat dalam keputusan pembelian, yaitu brand decider. Pokemon sudah mendapat persetujuan penuh untuk hadir di rumah kami.

Jadi, somehow, Pokemon sebagai sebuah brand, sudah sangat dekat di hati. Karenanya, saat terjadi kehebohan game Augmented Reality (AR) Pokemon-Go, radar saya cukup cepat untuk posisi ALERT!

Kata yang paling sering disebut belakangan dalam marketing adalah ‘Engagement’. Kata ini sudah menjadi bahasa baku untuk menentukan KPI sebuah kegiatan.  Pokemon-Go telah menciptakan Super-Engagement dengan konsumennya, dan untuk itu kita harus salut padanya.

Pemasaran masa kini terutama menggunakan media baru, tidak bisa lepas dari tiga aspek : Dialog/komunikasi 2-arah, Interactivity dan Creativity. Bagaimana pemasar bisa memperoleh Engagement dari konsumen adalah dengan memperhatikan ketiga aspek tersebut. Ini berlaku bukan hanya di media sosial, tetapi juga dalam semua kegiatan Brand Activation nya. Read More →

Brand yang diBenci tapi diRindu

Menjadi Brand Cemerlang saya definisikan sebagai menjadikannya brand pilihan. Bukan hanya menjadi Brand yang terkenal tetapi menjadi brand pilihan.

Menjadikan sebuah brand terkenal sangat mudah. Gaya beberapa artis yang menggunakan metode pemberitaan ‘settingan’ merupakan salah satu cara. Dengan kehebohan tentang masalah rumah tangga atau perseteruan antar artis, dijamin akan langsung menjadi bahan pemberitaan dan dijamin terkenal.

Tetapi, terkenal untuk aspek negatif tentu tidak sama dengan terkenal untuk aspek positif. Belum tentu target audience dari sebuah brand yang sudah dikenal negatif akan mau berinteraksi dengannya, karena berbekal pengalaman negatif orang lain.

Brand pilihan adalah brand yang bukan saja terkenal tetapi terkenal positif dan moment of truth nya dalam interaksinya selalu berhasil (sesuai harapan).

Brand pilihan adalah brand yang melalui sebuah evaluasi yang seksama dan menjadi satu-satunya yang berada dalam hati konsumennya dengan status soulmates (sahabat sejati).

Apakah Lion Air adalah Brand yang Cemerlang? yang walaupun sering dicomplain tetapi tetap menjadi pilihan penumpang yang membutuhkannya? Read More →

Ulah Opinion Former: Jokowi dan ARB

Ada dua topik yang ramai dibahas di media sosial belakangan ini:

- Jokowi akhirnya Nyapres juga – Opini masyarakat dibentuk ke arah pengkhianatan janji Jokowi terhadap rakyat Jakarta. PDIP mempertahankan pendapatnya bahwa pencalonan Jokowi merupakan dorongan aspirasi rakyat Indonesia.

- Beredar video di Youtube berisikan ARB plesiran dengan Marcella dan Olivia ke Pulau Maladewa -  Partai Golkar beranggapan ini merupakan bagian dari Black Campaign dari pihak yang ingin menjatuhkan ARB dan merusak imagenya. Opini publik digiring pada sebuah situasi dimana calon presiden harus punya komitmen terhadap keluarganya sendiri sebelum kepada rakyat Indonesia.

Controllable vs Uncontrollable

Di era lama, dimana sebuah Brand masih bisa mengendalikan pesan yang disampaikan melalui media cetak dan elektronik, maka yang dibutuhkannya adalah Nara Sumber terkemuka yang kemudian dijadikan Opinion Leader.

Di saat sebuah media cetak mengulas berita yang miring tentang sebuah Brand, pengendalian masih bisa dilakukan oleh sebagian orang (kasus pembelian koran Tempo dalam jumlah besar-besaran pada saat mengangkat rekening gendut polisi, misalnya).

Di era Internet seperti sekarang ini, kehadiran media-media sosial adalah bagian dari mimpi buruk Brand Owner dan konsultan PR nya pada saat sedang menjadi ‘sasaran’ pemberitaan negatif. Berita yang dipublikasikan di media ini bersifat uncontrollable.

Youtube yang berisikan video ARB-Maladewa sudah tidak bisa diakses lagi, karena  langsung di block saat itu juga. Tetapi, peredaman diskusi tentang keberadaan video itu sangat sulit untuk dikendalikan. Justru akun Youtube yang diblock itu memancing diskusi yang lebih panjang dan berbumbu. Read More →

Dokter 2.0: Pergeseran Kekuasaan

Perubahan yang sangat fenomenal terhadap relationship antara konsumen dengan produsen di dunia pemasaran rupanya sudah berimbas hingga ke dunia layanan kesehatan. Di dunia pemasaran, kita melihat adanya tekanan bagi pemasar untuk berubah dari pemasaran one-way, product oriented (Marketing 1.0) menjadi pemasaran two-way, customer-oriented (Marketing 2.0). Pergerakan peranan Dokter dalam layanan kesehatan – perlahan tetapi pasti – mendesak para Dokter untuk transformasi menjadi Dokter 2.0.

Topik demo Dokter sudah dibahas dari berbagai sisi, terutama dari sisi kedokteran, sisi hukum, sisi kemasyarakatan, kemanusiaan, keadilan, dll. Tulisan Branding Solution kali ini akan fokus pada sisi pemasaran jasa, khususnya tentang situasi shifting of power, pergeseran kekuasaan antara para aktor yang berperan. Read More →

Advertising Agency vs Creative Partner

Selamat Tinggal Advertising Agency. Selamat Datang Creative Partner.

Perasaan kagum muncul saat mengamati anak saya yang berusia 6 tahun sibuk menggambar berderet-deret es krim Paddle Pop dan mewarnainya sambil menonton sangat asyik film kartun petualangan film Paddle Pop.

Wow, ini jelas menggambarkan kesuksesan menciptakan brand engagement. Bukan sekedar mengingat nama mereknya saja, tetapi anak saya jadi hafal berbagai pilihan rasa produk es krim ini. Di kesempatan ke minimarket, ia menjadi tertarik untuk mencoba rasa-rasa baru.

Komunikasi yang kreatif ini tentu bukan murni hasil kekuatan strategi brand management nya saja. Ini adalah output dari sebuah partnership yang berhasil antara tim brand management dengan tim kreatif. Tim brand management mengerti situasi brand dan mendapatkan consumer insights yang tajam. Tim kreatif menggodok insights itu menjadi sebuah cerita brand yang mengesankan, termasuk meningkatkan keterlibatan audiencenya dengan brand.

Pertanyaan spontan yang muncul di benak Anda mungkin adalah: “Siapa ya Advertising Agency nya?”. Sedangkan pertanyaan yang muncul di benak saya adalah “Siapa ya Creative Partner nya?” Read More →