-->
 

All posts in Talk Show

Workshop BRANDMATE


BRANDMATE Workshop digelar kemarin, Rabu 11 April 2012 di Cafe Resto Capital Grille Jakarta.

Dihadiri oleh praktisi dari berbagai industri dari real estate, farmasi, hypermarket, rumah sakit, digital consulting, bank, cinema, dll, Amalia E. Maulana sebagai penulis buku mengupas konsep BRANDMATE dengan contoh-contoh yang nyata.  Digelar 4 sesi hari ini, termasuk 1 sesi exercise dimana peserta workshop diminta mendiskusikan case study dan presentasi hasilnya kepada hadirin. Dalam diskusi case study, aplikasi konsep branding yang sedang dipelajari menjadi lebih jelas dan kongkrit.

Branding is a process. Start it Now!

Selamat menjalankan branding dengan lebih tajam lagi untuk para peserta workshop. Good luck.  Keep in touch dan ditunggu sharing nya seputar implementasi workshop di konteks perusahan masing-masing.

Peluncuran Buku BRANDMATE: Mengubah Just Friends Menjadi Soulmates

Stephenlangitan.com (liputan media online)

17 Februari 2012. Ada kabar baik lagi nih.. khususnya buat para penikmat buku-buku yang inspiratif dan berbobot. Sebuah buku unik yang berjudul “Brandmates: Mengubah Just Friends menjadi Soulmates“ telah diluncurkan pada hari Kamis kemarin (16/2) di Kafe Pisa Jl. Mahakam Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Keunikan dari buku ini dikarenakan Amalia E. Maulana, Ph.D sang penulis buku tersebut menggunakan cara-cara analogi pertemanan untuk mengupas secara tuntas konsep branding sebuah perusahaan.

Seperti diketahui saat ini banyak sekali perusahaan besar yang salah kaprah mengenai branding atau mengangkat brand image. Kebanyakan dari perusahaan tersebut cenderung melakukan tugas-tugas mengangkat brand perusahaannya hanya melalui seorang Brand Manager atau melalui divisi Marcomm (Marketing Communication). Banyak pula diantaranya yang berpikir bahwa brandnya bisa terangkat cukup dengan membuat logo, mengadakan pameran, atau memasang iklan saja.

Nah,, dalam buku ini penulis berusaha mengubah wawasan serta mengajak para pembuat keputusan untuk lebih memahami konsumen, serta tips-tips bagaimana membuat menciptakan konsumen yang dekat dengan brand, layaknya seorang sahabat sejati (konsumen loyal). Read More →

Dari Book Launch Consumer Insights via Ethnography

Barangkali setiap orang yang ingin menulis buku perlu membayangkan betapa indahnya saat-saat peluncuran buku seperti yang saya alami kemarin tanggal 28 Juli 2009. Itu bisa menjadi motivasi terbesar sehingga beratnya menulis buku tidak terasakan lagi.

Kenapa saya bilang berat, sebab ini memang buku pertama. Prosesnya panjang dan berliku, sembari nggak tau halangan apa saja – mungkin prosesnya seperti proses melahirkan bayi. Dikandung selama 9 bulan, dan selama itu banyak dinamikanya. Setelah melahirkan, lega sekali prosesnya dan ada perasaan yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata.  Subhanallah, Alhamdulillah, hanya kata-kata pujian bagi Allah yang tepat untuk diekspresikan pada saat melihat bayi kita ada dihadapan. Mungkin rasa-rasa luar biasa seperti itulah sebagai seorang penulis pemula yang sudah bisa melihat bukunya berwujud, real.. dan ini bukan mimpi lagi.

Acara kemarin dibuka oleh Speech dari Bapak Victor Siburean, President of LSPR forum. Kemudian satu patah kata dari penulis, dan diikuti dengan seremonial peluncuran buku dipimpin Ibu Prita Kemal Gani, Ketua STIKOM LSPR yang telah berbaik hati untuk menjadi tuan rumah acara ini. Sebagai salah satu dosen di LSPR, saya merasa sangat tersanjung dengan penyelenggaraan ini. Thanks Ibu Prita dan team panitia peluncuran untuk segala kerepotannya: Ms. Rowena, Pak Ary, Angel dan Mamby dkk.

Kemudian Key Note Speech dari sahabat saya Pak Ahmad Mukhlis Yusuf yang dikenal dengan nick name Pak Emye, direktur utama LKBN Antara. Thanks for your beautiful speech, Pak. Beliau menggarisbawahi pentingnya ethnography untuk masa saat ini, terutama di era pasar yang hiper kompetitif. Banyak hal yang sudah tidak bisa diterangkan lagi dengan studi-studi yang bersifat teknis, kuantitatif, sehingga pemahaman kualitatif harus ditingkatkan, salah satunya dengan pendekatan ethnography ini. Pak Mukhlis angkat kisah Pimpinan Puncak Extra Joss Pak Joseph Angkasa (pada saat itu) yang mau bersusah payah ikut naik truk, masuk ke dalam kehidupan konsumennya, hanya untuk mendapatkan insights dengan mata kepala sendiri.

Acara seremoni ditutup oleh Pak Ary Widodo, Direktur Research Centre LSPR, yang menjelaskan arti kata ethnography dan beberapa cerita menarik seputar ethnography di Indonesia, yang menerangkan tentang how powerful this method untuk mengerti secara holistik karakteristik dan situasi sebuah masyarakat/budaya. Nggak sangka, Pak Ary ternyata lucu alias bodor banget. Kirain Direktur Research Centre pada serius-serius semua…

Acara dihadiri lebih kurang 200 orang, campuran antara teman-teman Media, teman di industri, teman-teman sesama pengajar di LSPR maupun di Universitas lain, teman dari penerbit, teman dari Etnomark, my very own company dan teman-teman mahasiswa termasuk student2 bimbingan thesis saya yang setia. Thanks everyone for coming. You are wonderful, mau meluangkan waktu khusus untuk share this glory with us.

Terimakasih untuk para pengisi testimonial di dalam buku yang juga sudah hadir pada acara kemarin yaitu Pak Ahmad Djauhar (Bisnis Indonesia), Pak Nukman Luthfie (Virtual Consulting), Pak Iriawan Hartana (I Care OTG), Pieter (Binus). Sayang pengisi testimoni lainnya berhalangan hadir Pak Erik Meijer, Pak Kemal Gani, Bu Anna, Pak Ninok Leksono dan Akhmad Yainal (dari Yogya).

Acara ditutup dengan talk show, saya manggung ceritanya, highlight isi buku tersebut. Selamat untuk 10 pemenang buku dalam acara tanya jawab dalam talk show, yang salah satunya adalah teman lama saya Mas Bambang Sumaryanto, petinggi P&G Indonesia. Acara talk show yang dipandu oleh Mas Rizky mahasiswa terbaik LSPR postgrad ini, berjalan seru..Pertanyaan-pertanyaannya tajam-tajam.

Acara berakhir jam 5 sore – Lampu ruang benderang di Auditorium and Performance Hall Prof. Djajusman, LSPR yang mewah mulai dipadamkan. Dalam perjalanan pulang, saya merenung, what’s gonna be my next book destination.. Lembar demi lembar harus diisi lagi. Selamat bertemu dalam peluncuran buku saya yang kedua. Insya Allah.

Baca liputannya di Kompas:

- Kenali Konsumen dengan Etnografi

- Etnografi: Mengungkap yang Tak pernah Terungkap

Tantangan Rebranding

Tantangan Rebranding – Radio Talkshow – RAS FM, June 2008

Branding Strategy (sequel talkshow)

Branding Strategy Sequel Talkshow, SMART FM and SONORA:

Positioning Strategy, April 23,2008 – Repositioning Strategy, April 30, 2008 – Rebranding Strategy, May 7, 2008