Amalia E. Maulana
Dimuat di Bisnis Indonesia Minggu, 12 Februari 2010.
SMS teman di suatu pagi yang cerah membuat saya terhenyak, Pak Michael Ruslim sudah tiada. Ini sebuah kehilangan besar. Bukan hanya di perusahaannya, tetapi juga untuk negeri ini. Saya sudah tidak berselera lagi mengerjakan hal-hal yang ingin saya kerjakan hari itu.
Saya tidak kenal Pak Michael secara […]
DIPOSTING OLEH Amalia E. Maulana PADA February 13, 2010 | 1 KOMENTAR »
The I-Brand: Sebuah Dimensi Personal BrandingThe I-Brand: Sebuah Dimensi Personal Branding
Amalia E. Maulana
Dimuat di Majalah Eksekutif, 2007.
Dalam ilmu pemasaran, pembicaraan tentang branding tampaknya tidak habis-habis dibicarakan orang. Sebagai buzzword, branding termasuk cukup bertahan, masih didengung-dengungkan, digunakan dalam berbagai konteks. Topik saya kali ini juga masih seputar branding, khususnya membahas bagaimana membangun sebuah I-Brand yang kuat. […]
DIPOSTING OLEH Amalia E. Maulana PADA January 25, 2010 | 7 KOMENTAR »
Gus Dur, Sang Mega BrandAmalia E. Maulana
dimuat di Bisnis Indonesia Minggu, 8 Januari 2010
“Ma, siapa sih Gus Dur? Heboh banget ya kayanya” tanya anak saya yang SMP kelas satu. “Wah, masa nggak tau sih, kan beliau adalah presiden Indonesia yang keempat. Gus Dur itu nama panggilan Abdurrahman Wahid. Pasti tau dong, di sekolah sudah pasti ada di pelajaran.” Harap […]
DIPOSTING OLEH Amalia E. Maulana PADA January 9, 2010 | 2 KOMENTAR »
Pidato SBY vs Level EkspektasiPidato SBY vs Level Ekspektasi
Amalia E. Maulana
Dimuat di Bisnis Indonesia Minggu 3 Desember 2009
Baca kalimat yang tertulis di status saya 24 November pada pukul 15.49 di facebook: “Mungkin karena saya dibesarkan di budaya Jawa, mungkin karena sy seorang ethnographer yg biasa menterjemahkan hal-hal yang tdk tampak di permukaan, mungkin krn itu sy nangkep kedalaman […]
DIPOSTING OLEH Amalia E. Maulana PADA December 27, 2009 | 1 KOMENTAR »
Cicak vs Buaya’ dan Reputation ManagementAmalia E. Maulana
Dimuat di Bisnis Indonesia Minggu, 13 November 2009
Berapa harga sebuah reputasi? Tak ternilai. Karena itu, jika dalam seminggu belakangan, kita melihat ada yang sampai perlu bersumpah di depan kamera TV, ini adalah salah satu cara untuk mempertahankan reputasinya.
Tetapi jika semua pihak melakukan hal yang sama, maka aksi bersumpah ini menjadi kehilangan makna. Bisa […]
DIPOSTING OLEH Amalia E. Maulana PADA November 13, 2009 | 3 KOMENTAR »