BUKU ‘BRANDMATE”: Mengubah Klien menjadi Soulmate

Liputan Antara News

Dari konsumen hingga menjadi soulmate itu butuh proses pembinaannya. Dari ‘branding’ menjadi teman, lalu sahabat, dan mencapai posisi soulmate,”

Jakarta (ANTARA News, 16 Februari) – Anda mungkin bertanya-tanya, bagaimana caranya menciptakan konsumen loyal, yang bisa disejajarkan dengan sahabat atau malah ‘soulmate’?

Amalia Maulana, seorang brand Consultant and Ethnography, mengulas seluruh proses terjadinya hal yang dianggap sangat sulit oleh para ‘pejuang pemasaran’.

Dia mengulasnya dengan cukup ‘cantik’ dalam buku barunya yang berjudul ‘Brandmate, mengubah just friends menjadi soulmates’.

“Dari konsumen hingga menjadi soulmate itu butuh proses pembinaannya. Dari ‘branding‘ menjadi teman, lalu sahabat, dan mencapai posisi soulmate,” ujar Amalia dalam peluncuran buku barunya itu di Jakarta, Kamis.

Menurut Amalia, posisi brand itu sangat penting di mata konsumen.  Brand dan proses penciptaan soulmate itu  dikupas tuntas dalam buku setebal 231 halaman tersebut.

Amalia menemukan banyak pengambil keputusan di perusahaan yanng belum memahami konsep ‘branding‘ yang memicu idenya menulis buku tersebut.

Penulis yang meraih gelar Ph.D. dari School of Marketing, University of New South Wales, Australia ini, adalah pendiri dan direktur dari Etnomark Consulting, sebuah perusahaan konsultan ‘branding’ yang menangani brand audit dan knowledge building di berbagai perusahaan.

Editor: Aditia Maruli

 

Got something to say? Go for it!