-->
 

The Power of Public in Brand Communication: IKLAN CAPRES

Seru juga akhirnya bisa menuangkan tulisan tentang calon presiden alternatif. Thanks to Majalah Warta Ekonomi yang sudah kasih tempat 4 halaman untuk ini. Sayang penelitian kali ini hanya dilakukan pada 4 calon saja, yaitu Rizal Mallarangeng, Sutrisno Bachir, Prabowo Subianto dan Yusril Ihza Mahendra.

Enaknya jadi peneliti kan netral, saya nggak punya agenda politik apa-apa koq dalam menulis ini. Murni hanya untuk menunjukkan the power of public voice dalam brand communication. Juga untuk sekedar mengingatkan pada para brand owners yang lagi kampanye, supaya jangan one sided lah, karena sulit bisa jadi a solid brand jika tidak turun tangan menyikapi suara-suara publik di consumer generated media (CGM). Ya, apa mau dikata, Haree genee….

Tulisan selengkapnya ada di published article di website ini, selamat membaca http://amaliamaulana.com/2008/10/27/calon-presiden-alternatif-distorsi-komunikasi-uncontrollable-media/

One Comment on "The Power of Public in Brand Communication: IKLAN CAPRES"

  1. wah benar apa kata mba Amalia, penulis serba salah jika membahas masalah option atau pilihan, mihak A nanti dianggap mensponsori salah satu. netral adalah benar! bukan begitu mba Amalia?