-->
 

Selling penting, tapi jangan lupa image building juga dong..

 

Tulisan saya ”Image vs Selling” yang dimuat di Bisnis Indonesia Minggu baru-baru ini sebenarnya dalam rangka meluruskan pandangan sebagian orang yang beranggapan bahwa brand image building itu pemborosan saja. Seolah-olah, setiap kali ketemu pelanggan, harus ada uang yang dihasilkan. 

Brand image building dan selling (action/uang) itu adalah sebuah rangkaian, yang satu membutuhkan yang lainnya. Jika ini tidak dimengerti secara holistik, saya kuatir pembinaan brand jangka panjang nya justru yang tidak dilakukan dengan baik. Penjualan jangka pendek mungkin OK, tapi bagaimana dengan jangka panjangnya.

Memang tulisan ini tidak glamor.. bahkan kalo dibikin buku pun, belum tentu laku. Cuma pengen meluruskan aja.. jangan sampai ada mispersepsi dari teman2 pemasar pemula… bahwa selling lebih penting daripada image, keduanya penting lho..dan saling melengkapi.

Karena belakangan ada istilah “Marketing Revolution”, kalau boleh saya usul, tolong di-redefinisi menjadi “Activation Revolution” saja (atau sekalian Selling Revolution), karena yang di-highlight dalam uraiannya lebih kepada activation dari sebuah product/brand, bukan proses marketing/branding secara utuh.

Dalam ‘Activation Revolution’ ini, proses marketing/brand building di-kompress atau dipadatkan, sehingga 6 tahapan (awareness – understand – preference – convince – action – repeat)  atau at least sampai tahap 5 : action/beli, bisa diciptakan dalam waktu singkat. Ini yang menakjubkan, dan saya angkat topi yang setinggi-tingginya untuk beliau-beliau para pakar yang punya ide-ide brilian untuk menciptakan penjualan dramatis ini.

Dalam image building, bukan hanya awareness yang dibangun, tetapi juga proses ‘understand’ dan ‘preference’, sehingga jika yang dilakukan adalah image building, baik itu dalam bentuk iklan mass media atau public relation campaign, tetap harus mencakup tiga hal ini.

Dalam activation yang diakselerasi/dipercepat, proses meng-convince dan membuat supaya orang langsung ACTION inilah yang WOW dan dramatis, sehingga target audience langsung dikunci untuk membeli.

(tulisan di BIM : http://web.bisnis.com/kolom/2id1398.html )

 

 

Comments are closed.