-->
 

Report: Nielsen Workshop

Alhamdulillah, workshop Marketing for Non-Marketers berjalan dengan lancar, dua hari, di Crowne Plaza, minggu lalu. Pesertanya lumayan bervariasi dari berbagai industri, dari BCA, Bentoel Prima, Bintang Toedjoe, Carrefour, Djarum, DuPont, Frisian Flag, GE Money, Sampoerna, Holcim, Indofood,  Johnson Home Hygiene, KAO, Phoenix Mkt Research, Cuzzon, Reckitt Benckiser, Salim Ivomas (cooking oil), SHL Indonesia (human resources consultant), Sinar Sosro, SOHO, Telkomsel, Tudung Putra-Putri Jaya (Garuda Food), Ultra Prima Abadi (OTG). Ini listnya mengikuti daftar absensi.

Workshop kali ini dihadiri lebih banyak oleh research people – karena memang pemikiran kami, non marketers mana yang paling urgent paling butuh n perlu marketing principles – adalah teman-teman dari research, terutama yang jabatannya Research Analyst, Research Manager, Consumer Insight Manager, dll. Ini menyangkut email blast yang dikirim oleh panitia – lebih banyak ditujukan ke teman2 researcher.

Sebenarnya kalau dari segi modul, tidak ada eksklusivitas topiknya khusus researcher, jadi teman dari divisi lain (Non-Marketers) dan marketing pemula yang hadir dalam acara ini, termasuk dalam target audience workshop – sesuai dengan topik yang dibawakan, yaitu pencerahan prinsip-prinsip dasar marketing.

Dari feedback yang diberikan, baik secara lisan dan tertulis, most of the participants enjoy dan memperoleh pencerahan sesuai tujuannya (komen ini bias banget ya, soalnya yang cerita pembicaranya.. haha)

Kesulitan dalam acara workshop seperti ini, adalah tidak adanya pre-assessment, artinya penilaian awal sejauh mana sih sebenarnya tiap individu pemahamannya di bidang marketing basic. Sehingga dalam mendisain workshop, yang menjadi bayangan saya adalah rata-rata audience, mewakili populasi terbesarnya.  Karena itu, beberapa participant yang sudah lebih senior menyatakan merasa kurang ‘tinggi’, saya perlu ditambah materi yang lebih advance lagi…; tetapi sebaliknya ada di pihak lain, non-marketers yang benar-benar belum mengenal marketing itu spt apa,  menyatakan,” wah.. Bu, kayanya topiknya sudah advance, saya mengharapkan ini semacam ‘marketing for dummies’…

Well, well.. di dalam sebuah populasi, memang selalu ada outliers, dan ini bisa diterima, masukan ini membuat saya dan teman2 Nielsen menjadi lebih paham bahwa komunikasi tentang outline workshop (sebenarnya sudah ada, lengkap dan detail)..perlu dijelaskan kembali kepada prospect, sehingga semua peserta workshop tau koridor yang akan dideliver.

Berita baiknya, bulk of the audience, memperoleh pencerahan tentang prinsip marketing yang dideliver dalam workshop — dan ini sangat melegakan. Karena memang itu tujuan utama workshop.

Terimakasih untuk Pak Yongky Susilo, Ibu Catherine Eddy, Pak Hendra Gunawan dan Mbak Winda Ekariyani dari Nielsen sebagai penyelenggara workshop dan yang punya acara. Juga untuk Pak Vidy Nur M. yang menjadi guest speaker — juga telah membuka wawasan dan pemahaman peserta tentang aspek-aspek penting dan praktis yang dibutuhkan oleh marketer.

Tentang peserta- kelihatannya chemistry antar kalian OK banget, terutama di hari kedua saya amati makin akrab – selamat menjalin network baru.

It’s wonderful being a facilitator for such excellent audiences like you guys.. Nice meeting you all… Keep in touch.

One Comment on "Report: Nielsen Workshop"

  1. tyas says:

    bu,,, makin seru aja yah,,
    bikin penasaran
    mungkin pada dasarnya manusia punya rasa ingin tau yg besar
    lewat etnografi jd kebantu,,
    masalahnya yg diamati adalah benda bergerak,, he2

    tp jujur tyas sendiri masih belum faham fokus penyempitan saat menghadapi masalah lewat etnografi

    mungkin ini yg bedain eksak dan sosial,,

    tp,,,

    ok,, ok seru,, seru