-->
 

Online PR Strategy dari Sang Pakar

Minggu lalu saya hadir di acara satu hari seminar “Sharpening your Online PR Strategy” oleh Pak Nukman Luthfie di hotel Ritz Carlton, Pacific Place. Rame dan seru – saya tanya, yang hadir 170an, kebanyakan dari PR ya, jadi banyak yang muda-muda dan cantik-cantik, hehe.. saya termasuk outlier hari ini. Gak papa, hiks.. Itu yang ditengah (lihat foto) adalah yang termasuk yang saya bilang muda dan cantik, Mbak Malla CEOnya Human Capital. Pak Nukman makin keren aja ilmunya (selain orangnya lho Pak..). Makin pantas disebut Pakar Online Strategy. Walaupun sudah banyak ngerti tentang ilmu ini, tetapi hari ini saya banyak belajar hal baru, banyak insight yang diperoleh dari seminar satu hari ini. Sayang yang nggak sempat ikutan acara ini, siapa tau lain kali diulang lagi, bahkan kalau memungkinkan bisa dalam bentuk workshop juga dong Pak, karena teman-teman mungkin ada yang ingin belajar sampai ‘dalam’.

Hal-hal penting yang saya catat hari ini:

“Branding di dunia online adalah gabungan kemampuan Marketing Communication, Pemahaman Online Behaviour dan Online Media serta penguasaan Teknologi Informasi”

- PR Manager kalau nggak aktif Facebook atau social media lainnya, gak asik, gak gaul, ya ketinggalan berita what is going on- dan seperti nggak punya tangan dan kaki. Jadi yang belum punya FB account, kudu harus, dan jangan cuman Be there aja, tetapi aktif menggunakannya dengan baik. Buat citra yang ok di media ini. Intinya social networking secara online itu sudah mandatory bagi PR Mgr.

- PR Manager harus lebih proaktif lagi dalam memPR kan brand company, mengingat begitu banyaknya media dan divergensi dari informasi yang jika tidak ditangani dengan baik – komunikasi yang telah dibangun secara konvensional bisa terdistorsi.

- PR Manager : Pembinaan corporate dan individual brand via Online ini harus dikerjakan dengan planning dan strategi yang benar – supaya tidak tambal sulam, dan brand imagenya kekanan kekiri campur aduk.

- Sudah waktunya untuk ikut dalam arus horizontal marketing – jadikan consumer partner. Kalau masih punya alam vertical marketing, artinya ngomongnya masih dari kita ke Anda terus – ya ketinggalan jaman. Pikirkan mulai sekarang bagaimana caranya konsumen ikut serta dalam pembinaan brand. Masih banyak poin lainya, tetapi ini sekedar catatan yang ada di benak saya tentang seminar tadi.

6 Comments on "Online PR Strategy dari Sang Pakar"

  1. Sangat tepat kesimpulan ibu Amalia mengenai: “Branding di dunia online adalah gabungan kemampuan Marketing Communication, Pemahaman Online Behaviour dan Online Media serta penguasaan Teknologi Informasi”

    Selama ini kebanyakan marketer dan PR hanya melihat dua sisi: kemampuan Marketing Communication dan Teknologi Informasi, dan seringkali abai pada Pemahaman Online Behaviour. Padahal Online Behaviour inilah yang jadi landasan strategi, baik untuk marketing maupun PR

  2. Yainal says:

    Share ya Bu..

    Pernah suatu kali kami “berdebat” tentang pentingnya online behaviour. Pada campaign pertama, kami “mengalah” karena terlalu banyak “nama besar” (Yainal kan bukan Nukman Luthfie..hehehe..) yang berkecimpung. Hasilnya? Sudah bisa diduga..

    Berkaca pada hasil yang pertama, kami mendesain campaign kedua dengan catatan jangan terlalu banyak otak-atik. We develop the strategy, implement it.. and lets see the results. Sukses? Alhamdulillah.. beyond the expectation.. :)

    Bottom line, jangan sekedar sopy faste kasus a la internasional. Ini indonesia gitu loh.. hehehe..

  3. Nadiah Alwi says:

    Thanks for sharing, Mbak…

    *dr yg sedih wkt itu gak bisa ikutan*

  4. Nice sharing mbak…bagi yang ga sempat ikutan kayak saya gini, kesimpulan dan pemaparan mbak makin memperjelas “how to” nya PR online strategy… thx a lot!

  5. polisi mbako says:

    nice article. ada masukan buat institusi pemerintahan? visit our site ya mbak..

Trackbacks for this post

  1. TRUE HW STORY » Nukman Luthfie, Online Strategist: Trend Online Marketing