-->
 

Narsis? Siapa takut…..

Tulisan saya berjudul “Narsisme Sehat dalam Digital I-Branding” baru saja dimuat di Majalah SWA. Kangen juga nih, udah lama nggak kontribusi di majalah bisnis utama ini.  Pas banget, ada salah satu ex student yang nanyain – ‘mana Mam, tulisannya di SWA koq nggak ada lagi?’

Yang merasa udah sering disebut2 narsis ama teman2nya mudah2an bisa berbesar hati, karena narsis kan ada yang sehat juga, nggak semua narsis jelek. Asal dijaga aja jangan sampe kebabablasan, nah kalo udah kronis ini dia yang susah mengkoreksinya – terus takutnya masuk dalam sifat wah makin nggak oke aja I-Brand kita. Kategorinya udah masuk NPD (Narcissistic Personality Disorder).

Tulisan ini saya persembahkan untuk crew MM Executive, Binus Business School yang udah hampir beres kuliah ‘Integrative Marketing Decision’ – Harly (the President), Afi, Inda, Conny, Herry (the CEO), Zakky, Kemal, Irene, Suhartono, Nelson dan Hendri.  Diskusi kita di kelas seru banget yah, terutama pas membahas kasus Facebook nya Harvard case. Thanks sudah pada mau saya ‘paksa’ buka account di FB, walaupun ada yang sampai dibikinkan anaknya (hmm.. Inda?). Afi yang heboh, bingung kenapa Maia nggak mau jadi friend gara-gara udah ada Ahmad Dani di list friends nya. Padahal maunya Afi jadi friends dua-duanya.  Tinggal dua orang lagi nih yang belum jadi believernya FB, Conny dan Herry. Apa nilainya saya kurangi aja ya karena nggak ‘relevan’ dengan jamannya —-  huahahaha… maksa banget sih jadi fasilitator!

Baca langsung di majalah SWA nya boleh – ato ada juga sih di link sini.

Have a nice weekend everyone….

Comments are closed.