DIPOSTING OLEH Amalia E. Maulana PADA July 20, 2008
Paling gampang bikin janji. Menepatinya? Nanti dulu. Itu juga yang sebenarnya membuat orang skeptis terhadap ‘janji-janji muluk’ yang diangkat setinggi langit oleh perusahaan atau brand. Lha, lebih banyak melesetnya daripada benernya. Di jaman orang sudah makin kebal dan gak peduli lagi ama pesan iklan kaya sekarang ini, yang lebih realistis dan bisa langsung dirasakan hasilnya adalah ‘Tryvertising’ atau trial+advertising. Jadi bukan sekedar iklan biasa, bukan janji belaka, melainkan sekaligus deliver tuh janjinya.
Tryvertising lebih efektif daripada sekedar bagi-bagi sample di tempat jualan. Yang dikemas adalah suasananya memang pas banget dengan situasi pada saat prospek sedang perlu produk/service. Misalnya, nih, dekat toilet umum, kalo dibagiin sample tissue, pasti kepake banget dan juga langsung experience dengan brandnya membekas deh. Sample kopi susu yang anget.. pasti oke banget kalo dikasih di tempat perisitirahatan remaja-remaja yang sedang dalam perjalanan naik gunung. Ditanggung brand engagement nya tinggi banget.
Contoh lain, saya alami hari Jumat malam kemarin. Di kelas Marketing Management , kelas MM Professional, Binus Business School, ada Erwin calon MM-student, yang datang untuk ’sit-in’ atau experience langsung, kaya apa sih suasana kelas di sekolah bisnis kami ini. Di sini, selama kurang lebih 3 jam, Erwin bisa berinteraksi langsung dengan saya sebagai lecturernya, dan juga melihat dan merasakan dinamika di dalam kelas (yang isinya around 20 students).. Tryvertising in action lah. Bagus atau nggak ya pengalaman Erwin, itu musti tanya Erwin nya langsung. Udah saya sindir sih di kelas, kalo udah sit-in, pastikan jadi sign-up ya!
Buat siapa aja calon prospek kelas MM Strategic Marketing, di Binus Business School, saya sekalian mengundang nih, kalau mau trial alias ’sit-in’ di kelas, dibuka kesempatan. Kelas saya ada di setiap hari Jumat malam, jam 6.30 hingga jam 9.30. Dengan catatan, ini hanya utk calon student aja ya… kalo semua orang masuk, wah, gak sanggup dong, ntar dinamika kelas nya jadi ancur.. bisa-bisa malah berubah jadi kuliah umum (hehe.. ge er amat ya, emang siapa yang mau datang seh).
Untuk lebih jelasnya tentang tryvertising, baca aja artikel yang dimuat di Bisnis Indonesia Minggu ini: http://web.bisnis.com/kolom/2id1360.html
DIPOSTING OLEH Amalia E. Maulana PADA July 20, 2008
July 23rd, 2008 at 8:56 am
Under Promise Over Deliver! Well explained!
July 24th, 2008 at 10:41 am
Thanks Pak Peter sudah mampir di blog saya dan kasih komentar.
Bagaimana dengan project consumer insights nya? Apakah masih dalam proses? Keep in touch ya Pak.
July 24th, 2008 at 11:13 am
Hi Ibu Maulana
Posting yang cukup menarik.
Tryvertising apakah sama dengan experiencetal marketing ?
Btw, Salam kenal yah, saya Rangga, saya bertemu Ibu kemaren dalam acara seminar online nya Bapak Nukman di mid plaza Hotel.
Tks
July 24th, 2008 at 11:40 am
Hallo Rangga, senang ketemu lagi disini setelah kemarin kenalan langsung.
Secara konsep, tryvertising bisa disejajarkan dengan experiential marketing. You are right.
July 24th, 2008 at 8:30 pm
Hi ibu maulana,
saya seorang praktisi di dunia EO,PT ARDKO. Dalam perjalanan waktu saya berusaha melakukan “pencitraan” kepada klien2 kami bahwa perusahaan kami tidak sekedar penyelenggara BTL. Konsep Tryvertising ini sangta menarik,karena ‘beyond’ dari sekedar trial/sampling secara konvensional.problemnya para marketers/klien terkadang menjalankan brand activation sangat konservatif. Kira2 ukuran sukses dari program tryvertising cara mengukurnya gimana bu?satu lagi, apa yang perlu dipersiapkan secara internal oleh kami agar kami dipandang sbg tryvertising agency
Terima kasih bu,
July 25th, 2008 at 8:59 am
Allo ibu maulana
salam kenal
saya baru berkecimpung didunia marketing, saya mau tanya kalo tryvertising produk otomotif bagaimana packagingnya yah, kalo imagenya kecepatan tinggi apa harus konsumen ngetes juga kecepatannya, ato kalo irit apa harus dipake jalan sampai 60km dulu
terima kasih
July 28th, 2008 at 6:50 am
Produk software bisa dan telah menerapkan tryvertising sejak dulu, karena biasanya kita bisa menggunakan produk yang Trial Version terlebih dahulu, sebelum mantap untuk melakukan pembelian.